CARA SANTUN MENGGUNAKAN “CHOPSTICK” (SUMPIT)

Chopstick, atau sumpit, sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Saat kita nongkrong di warung mi ayam, di restoran China, Jepang, atau Korea, pelayan pasti akan menyajikan sumpit untuk kita. Jika kita meminta untuk disediakan sendok-garpu (bila belum bisa menggunakan sumpit), barulah pelayan akan menyiapkannya.


Anda pun mungkin sudah tahu benar bagaimana menggunakan sumpit yang benar. Yaitu dengan menjepit bilah sumpit yang satu dengan ibu jari, telunjuk, dan jari tengah. Sedangkan bilah sumpit yang satu lagi (di bawah) dijepit dengan bagian bawah ibu jari dan jari manis. Hanya gerakkan bilah yang pertama jika Anda berniat untuk mengambil makanan.

Nah, itu cara memakai sumpit. Namun, bagaimana tata cara penggunaan sumpit yang benar, berkaitan dengan kesantunan?

1. Anda tak diperkenankan menggoyang-goyangkan sumpit yang Anda pegang di atas piring-piring berisi makanan yang disajikan untuk bersama. Sumpit Anda bisa saja digelayuti sisa nasi atau makanan lain yang sudah masuk ke mulut Anda.

2. Anda tidak boleh menusuk makanan dengan sumpit, dan bukannya menjepit lalu membawanya ke piring Anda. Misalnya, Anda kesulitan mengambil bakso, lalu menusuknya dengan satu bilah sumpit supaya bakso tidak melarikan diri.

3. Mengambil piring atau mangkuk dengan tangan yang juga sedang memegang sumpit. Kesannya ingin multitasking, namun jika Anda kurang hati-hati malah membuat piring atau sumpit berjatuhan di atas makanan.

4. Saking tidak mau rugi, Anda menjilati atau menggerogoti nasi yang menempel di sumpit Anda. Ini pun dianggap sangat tidak sopan.

5. Anda sudah mengeluarkan sumpit dari bungkusnya, tetapi karena harus melakukan sesuatu lalu menancapkan sumpit di atas nasi seperti menaruh egrang di atas tanah. Ini tidak dibenarkan, seperti pada aturan nomor 2.

6. Sebaiknya Anda tidak mengambilkan makanan untuk teman Anda dengan memindahkan makanan dari sumpit Anda ke sumpit teman Anda.

7. Di meja disajikan beberapa piring dan mangkuk berisi sup atau sayuran untuk dinikmati bersama-sama, namun tidak disediakan sendok besar atau sumpit khusus untuk mengambil makanan. Anda bisa membalikkan sumpit Anda, dan mengambil makanan dari mangkuk tersebut dengan sisi atas sumpit Anda yang masih bersih. Setelah memindahkan makanan ke piring Anda sendiri, kembalikan posisi sumpit seperti semula, dan nikmati hidangan dengan sisi yang sudah Anda gunakan pertama kali (yang lebih runcing).

8. Meskipun Anda kurang bisa memakai sumpit, Anda tidak boleh menggunakan sumpit dengan dua tangan, masing-masing satu di tangan yang berbeda.

9. Saat ingin mengambil makanan di mangkuk makanan lain menggunakan sendok atau sumpit penyaji, sandarkan sumpit Anda ke tempat sumpit, bukan di piring Anda.

10. Untuk menikmati semangkuk nasi atau semangkuk sup, pegang mangkuk dengan tangan kiri lalu makanlah isi sup dengan sumpit. Anda boleh meminum kuah sup langsung dari mangkuknya, tanpa menggunakan sendok. Anda juga boleh mengeluarkan suara saat menikmati semangkuk mi.

11. Saat mengambil makanan yang mudah diambil di mangkuk saji seperti potongan daging, Anda bisa menggunakan sumpit Anda sendiri lalu langsung menyantapnya. Sebab, sumpit Anda tak bersentuhan dengan makanan lain seperti sayuran atau kuah. Tak perlu mengangkat atau mendekatkan piring Anda ke piring saji.

12. Setelah selesai makan masukkan kembali sumpit ke dalam bungkusnya, namun hanya sampai setengahnya. Lipat setengah bagian bungkus yang lain untuk menunjukkan bahwa sumpit sudah dipakai.

From:kompas_news

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s